Thursday, May 23, 2013

Wisata Kuliner Tasikmalaya



Variasi Makanan di Luar Rumah

Dewasa ini, makan bukan sekadar untuk membuat perut kenyang. Lebih dari itu, sensasi dan pengalaman dalam mencicipi olahan makanan menjadi alasan lain yang diinginkan sehingga membuat banyak orang tertarik untuk mencicipi menu di luar dan tidak lagi hanya mencicipi menu rumahan. Gaya hidup makan di luar tersebut kini semakin mendarah daging di masyarakat Tasikmalaya.

Fenomena ‘makan di luar’ membuat mereka yang berjiwa wirausaha tertarik untuk membangun rumah makan, kedai, maupun lesehan. Disamping menggeliatkan ekonomi lokal, keberadaan tempat makan tersebut turut memberikan kontribusi dan nilai tambah bagi sektor pariwisata Tasikmalaya.

Nasi Tutug Oncom (TO) adalah salah satu ikon kuliner yang sudah tidak asing lagi di lidah orang Tasikmalaya. Disamping harganya yang murah meriah, rasa nasi TO yang dibuat dari nasi yang diaduk dengan oncom serta kencur ini juga enak dan gurih. Ditambah dengan mendoan, goreng peda, dan sambal membuat sensasi makan nasi TO semakin nikmat. Kuliner ikonik yang rata-rata dijual dengan harga tidak lebih dari Rp.5 ribu per porsi ini banyak terdapat di lesehan-lesehan sepanjang Jalan BKR, jalan yang mempertemukan Jalan Siliwangi dan Jalan Dadaha. Hampir semua lesehan di sana menjadikan TO sebagai signature menu.

Kuliner lain yang tidak kalah populer di Tasikmalaya adalah bakso. Siapa yang tidak kenal dengan makanan bulat seperti bola pingpong ini? Semua orang pasti tahu dan pernah mencicipinya karena bakso bisa didapat hampir di setiap sudut Tasikmalaya. Mulai dari bakso dorong sampai bakso toko. Harganya variatif namun masih terjangkau dan masuk akal.

Semakin menjamurnya tempat kuliner di Tasikmalaya membuat penawaran tempat makan tidak hanya soal citarasa masakan. Variasi menu, suasana tempat, dan fasilitas lainnya menjadi daya tarik lebih bagi pecinta kuliner untuk merasakan sensasi makan-makan bersama keluarga, sahabat, maupun relasi. Bagi sebagian orang, harga bukan menjadi masalah asalkan mendapatkan kepuasan rasa dan kenyamanan tempat dalam acara makan-makannya.
Seperti Hotel Santika Tasikmalaya rutin menggelar Pasar Malam Santika yang tidak hanya menyajikan menu variatif, tetapi juga menampilkan live music. Selain itu ada pula promo makanan yang digelar tematis setiap bulan. Seperti Korean FoodFestival, Javanese Food Festival, dan Sumatera Food Promo. Bagi pecinta dimsum, Hotel Santika Tasikmalaya juga menggelar Dim Sum For Everyone berkonsep all you can eat setiap Minggu dari jam 8 pagi sampai jam 2 siang, serta konsep ala carte setiap Jumat dan Sabtu dari jam 6 petang sampai jam 10 malam.

Keberagaman wisata kuliner Tasikmalaya tersebut membuat para pecinta kuliner semakin dimanjakan dengan berbagai pilihan menu untuk merasakan sensasi makan di luar rumah.

7 comments:

  1. Waw.. Informasi yang selalu menarik..

    ReplyDelete
  2. waaah tulisan nya penting iniii.. hehehe..

    ReplyDelete
  3. ulas donk... warung nasi 2tax since 1969 (0_________0)

    ReplyDelete
  4. Izin link blognya disimpan di artikel postingan blogku.

    http://rizkiabdillah.wordpress.com/2013/05/25/mengembangkan-potensi-tasikmalaya/

    ReplyDelete
  5. selamat ya teh, menang lomba juga nih

    ReplyDelete